PRINGSEWU – Dalam rangka mempercepat pembangunan daerah di era digital, Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Workshop Pengelolaan Website dan Sosial Media bagi OPD, Kecamatan, dan Kelurahan se-Kabupaten Pringsewu, di Hotel Regency, Wates, Gadingrejo selama tiga hari, yakni tanggal 5 hingga 7 November 2018.

Sebanyak 50 petugas admin website dan sosial media organisasi perangkat daerah, kecamatan dan kelurahan se Kabupaten Pringsewu mengikuti workshop pengelolaan dan pemanfaatan website dan sosial media. Sebagai Unit Pelayanan Tugas (UPT) Kesehatan terbesar dari Pemerintah Kabupaten Pringsewu, RSUD Pringsewu mengikuti pelatihan ini.

Workshop ini mengundang berbagai praktisi dari bidang Teknologi Informasi dan Jurnalisme. Para admin website dan media sosial mendapatkan pelatihan cara mengelola website dan sosial media Pemerintah dengan baik dan benar, guna memaksimalkan pelayanannya sebagai pelayan masyarakat.

Selain itu, Pimred SKH Radar Lampung Widi Sandika, S.Sos turut diundang guna melatih para admin dalam memproduksi konten yang sesuai dengan kaidah jurnalisme, khususnya Pers Release yang mewakili suatu instansi.

“Kegiatan wokshop serta pelatihan seperti ini juga telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung,” ujar Widi.

Praktisi Sosial Media dari Komunitas IT Adi Nugroho memberikan arahah tips tentang pengelolaan branding sosial media pemerintah, dan Penggiat Teknologi Informasi dari Komunitas IT Indra Hermawan yang juga pembuat website seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pringsewu memberikan pelatihan memaksimalkan penggunaan website, pelatihan membuat konten gambar menggunakan photoshop, serta pemasangan aplikasi pemantau pengunjung website.

Terlihat para admin website sangat antusias dalam mengikuti workshop ini. Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Pringsewu Hi.Sujadi yang diwakili Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs. Zulfuad Zahari, pada Senin (5/11).

Kadis Komunikasi dan lnformatika Kabupaten Pringsewu Kuddus Heryanto, S.Sos., M.M., mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan workshop ini adalah UU No.25/2009 tentang Pelayanan Publik, kemudian UU No.14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta Inpres No.3/2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, juga Peraturan Presiden No.95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, termasuk Peraturan Bupati Pringsewu No.38/2018 tentang Masterplan e-Government Pemerintah Kabupaten Pringsewu.

“Melalui workshop ini, diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan dan pengelolaan website serta social media dalam rangka penyebarluasan hasil kegiatan dan hasil pembangunan dari Pemkab Pringsewu,” ujarnya.

Bupati Pringsewu Hi.Sujadi dalam sambutan yang dibacakan Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs.Zulfuad Zahari mengatakan, pemerintah telah mendorong pemanfaatan media online, sebagai upaya untuk mengembangkan e-government, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan yang berbasis elektronik.

Hal tersebut sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden No.3/2003 tentang kebijakan dan strategi nasional pengembangan e-government, dimana setiap lembaga negara dapat membangun website, guna meningkatkan kualitas pelayanan publik yang efektif dan efisien.

“Dengan berlakunya UU No.14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, dan meningkatnya rasa hak untuk tahu atau right to know , publik berharap pemerintah sebagai pihak yang mendapat kepercayaan rakyat untuk mengelola negara, lebih terbuka dalam memberikan informasi,” katanya. (rls/ind/rsudpringsewu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *