JAKARTA – Direktur RSUD Pringsewu dr. Ulinnoha mendapatkan penghargaan dari Lembaga Citra Prestasi Anak Bangsa (Yayasan Citra Prestasi Anak Bangsa) dengan kategori Indonesian Figure Executive & Professional Achievement Award 2017, berlokasi di Semanggi Ball Room, Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat. Jumat malam (24/11/2017).

Dalam acara ini, terdapat 20 tokoh yang terpilih sebagai penerima penghargaan tersebut, setelah terseleksi dari 70 tokoh yang terjaring sebelumnya dari seluruh Indonesia.  Dari 20 nominator tersebut 2 diantaranya adalah praktisi dibidang kesehatan dr. ulinnoha Direktur RSUD Pringsewu dan dr Franky VT Kamberi Direktur RS Pancaran Kasih Manado, Sulawesi Utara.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung Prof. Syamsuddin Nasution, SE., MM selaku penasehat Yayasan Citra Anak Bangsa.

Dalam sambutannya, Prof. Syamsuddin Nasution, SE., MM mengatakan bahwa 20 tokoh yang terpilih ini menurut penilain memiliki ‘Track Record’ yang mumpuni, turut mendorong petumbuhan dan peningkatan yang berkaitan dengan profesinya serta dibidang ekonomi Iptek, Sosial dan Budaya, serta memiliki Etos Kerja yang tinggi, memiliki Jiwa Kepemimpinan yang layak menjadi panutan masyarakat.

Menanggapi penghargaan atas prestasi yang diterimanya, dr. Ulinnoha tidak menyangka jika ada lembaga independen yang memperhatikan kinerjanya. Ia mengatakan,  setidaknya hal ini bisa menjadi support untuk lebih meningkatkan kinerjanya sebagai aparatus sipil negara (ASN), dan meningkatkan profesionalitas dibidangnya.

“Saya bersyukur, karena rupanya ada lembaga independen yang selama ini memantau dan mengapresiasi kinerja kita di daerah. Saya dihubungi saat kebetulan sedang di Jakarta mendampingi bapak Bupati Hi. Sujadi dalam acara penandatanganan MoU dengan Kementrian Kesehatan terkait penempatan program wajib kerja sarjana dokter spesialis,” ucapnya.

Selain itu, dr. Ulinnoha mengajak para generasi muda untuk terus berkarya, khususnya karya yang berguna untuk kemajuan daerah.

“Kita jangan berambisi mengejar penghargaannya, tapi teruslah menghasilkan karya yang bisa memiliki manfaat untuk orang banyak. Walaupun dalam berkarya, kita pasti akan menemukan hambatan-hambatan yang berat,” ujarnya. (*/rsudpringsewu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *