PRINGSEWU – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI tidak menggunakan istilah “suspect corona” bagi orang yang diduga terjangkit virus corona COVID-19.

Kemenkes menggunakan istilah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Istilah ODP atau PDP digunakan, sebab lebih spesifik.

Yang membedakan antara ODP dan PDP adalah kontak fisik dan riwayat perjalanan mereka, apakah mereka pernah melakukan perjalanan ke negara dengan infeksi coronavirus tinggi atau tidak. Yang paling membedakan antara ODP dan PDP adalah kontak fisik dengan penderita corona atau yang bersangkutan memiliki history perjalanan ke sejumlah negara terjangkit corona.

PDP dikriteriakan sesuai gejalanya, seperti demam, batuk, sesak nafas, sakit tenggorokan. Atau dari hasil observasi ada saluran nafas bawah yang terganggu serta terjadi kontak erat dengan penderita positif atau dari yang terjangkit.

Sementara ODP memiliki gejala ringan seperti batuk, sakit tenggorokan, demam, tetapi tidak ada kontak erat dengan penderita positif.

Khusus pasien ODP bisa dipulangkan, tetapi pasien PDP akan di rawat di ruang isolasi khusus yang disediakan oleh fasilitas kesehatan. Orang yang dinyatakan masuk kategori PDP akan menjalani proses observasi melalui proses cek laboratorium yang hasilnya akan dilaporkan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI.

Pihak fasilitas kesehatan tidak memiliki kewenangan menetapkan status yang bersangkutan positif corona atau tidak, hal tersebut ada di ranah Kementerian Kesehatan atau Presiden Republik Indonesia

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan beberapa gejala awal orang yang terinfeksi virus corona COVID-19, yaitu demam, kelelahan, dan batuk kering.

Beberapa pasien juga mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare. Gejala-gejala ini biasanya ringan dan mulai secara bertahap. Beberapa orang bisa terinfeksi tetapi tidak menunjukkan gejala apa pun dan merasa tidak enak badan.

Kebanyakan orang (sekitar 80%) pulih dari penyakit tanpa perlu perawatan khusus. Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang terinfeksi COVID-19 sakit parah dan mengalami kesulitan bernapas. Orang yang lebih tua, dan mereka yang memiliki masalah medis penyerta seperti tekanan darah tinggi, masalah jantung atau diabetes, lebih mungkin untuk berkembang menjadi penyakit serius.

Orang dengan demam, batuk dan kesulitan bernapas harus mencari perhatian medis. (KemenkesRI)

Recent search terms:

  • Arti pdp
  • Apa arti pdp
  • arti ODP
  • Odp dan pdp
  • penanganan odp
  • arti dari PDP dan ODP
  • Arti dari pdp odp
  • arti kata pdp
  • arti odp dan pdp
  • arti odp pdp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *